Sesederhana Kita Dahulu

Karangan bunga telah terangkai pagi ini. Terletak rapi diatas meja ruang tamu dengan taplaknya yang manis. Menyebarkan aroma kesegaran bagi siapa saja yang melihatnya.

Berapa lama kau merenung berselimut luka. Bunga diatas meja itu siap menyambut mu dengan kesegarannya.

Mengajak mu kembali berkelindan dalam kumparan waktu. Mencocokkan setiap warna-warna baju mu. Setelah sekian lama terselimuti luka.

Aku harap luka mu tidak infeksi. Sehingga kau tidak merasakan demam menggigil yang menyiksa. Meningkatkan resiko kekurangan cairan dan elektrolit dalam tubuh mu.

Kau lihat… langit begitu cerah hari ini. Biru.

Mari gandeng tangan ku lagi. Akan aku ajak kau menembus jalan-jalan realita. Berkeliling pasar yang becek dan bau. Singgah diantara pedagang makanan di pinggir jalan.

Aku ingin bertanya kepada mu, seberapa buruk keadaan luka mu? Sehingga dia bisa menyelimuti mu begitu lama. Sehingga kau tidak berdaya untuk sekedar berjalan ke toilet.

Katakan kepada ku. Biar aku yang merawat luka mu hingga sembuh. Kau inggat… aku seorang perawat. Biarkan aku setiap hari mengganti balutan luka mu. Memberikan bantuan kepada mu.

Keadaan mungkin berbeda kali ini. Aku hampir lupa, kapan terakhir kali kita menyusuri pinggiran jalan raya bersama. Menikmati tiap tetesan hujan yang mengguyur kala itu.

Senyum kebahagian ketika kita dalam hidup sederhana. Guyonan selalu saja tersebar. Kau ingat… bagaimana hari kita dipenuhi dengan ujian. Kelegaan pasti terucap ketika selesai.

Itulah nostalgia kehidupan sederhana kita dahulu. Aku lebih memilih kehidupan sederhana itu bersama dengan mu, daripada hari ini tidak dengan mu. Kau tahu… aku merasa berbatas dengan mu sekarang.

Sukabumi, 23 Juni 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s