Untaian Kepergian

family

Aku pergi. Dengan segala hajat dalam benak. Berupaya untuk menemukan cita. Entah sampai kapan, yang pasti lubang dalam hati ini terus terbuka.

Aku pergi. Menanggalkan keamanan yang selama ini aku dapat. Meningggalkan dekapan malaikat yang begitu aku rindukan. Demi menemukan segenggam masa depanku.

Aku pergi. Berotasi bersama bumi. Meluncur bersama air. Terbang bersama angin. Meski luka yang ada masih bersarang dalam lorong hati. Ya, semesta adalah orang tua ku kini.

Aku pergi. Meski kepulan kerinduan ini menguar. Meski kadang cinta ini memuncak memuntahkan buliran air yang menganak sungai. Merubahnya menjadi stalagtit dan stalagmite yang runcing. Pusaran ini belum mau pergi.

Jika sampai waktu ku tiba. Cita yang di cari telah ditemukan. Aku pulang. Dengan segala puncak kerinduan yang membumbung. Lubang itu pasti segera menutup dan stalagtit itu pasti segera tumpul. Karena kerinduan ini butuh seseorang untuk menampungnya.

Dedicated for My Parents, My brother, My sisters.. I Love you all because Allah ^^

Sukabumi, 21 Oktober 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s